Entri Populer

Translate

Jumat, 14 Desember 2012

Just Think

Imajinasi lebih penting dari pengetahuan. Pengetahuan itu terbatas, sedangkan imajinasi meliputi seluruh dunia, merangsang kemajuan, melahirkan evolusi.
Jangan pernah melawan kata hati walaupun negara memerintahkan.
Hendaklah segalanya dibuat sederhana mungkin, tetapi bukan asal sederhana.
"Saya tidak bisa membayangkan Tuhan yang menghadiahi dan menghukum makhluk ciptaannya.
Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.
Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.
Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya, hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.
Jika orang menjadi baik karena mereka takut hukuman dan mengharapkan hadiah, maka kita berada dalam penyesalan yang besar.
Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya – langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.
Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan mengantarkan Anda ke semua tempat.
Janganlah mencoba menjadi orang sukses. Jadilah orang yang bernilai.
Kepandaian manusia ada batasnya tetapi kebodohan manusia mungkin tidak ada batasnya.
Saya Yakin Tuhan tidak bermain dadu.
Gravitasi tidak bertanggung jawab pada orang yang sedang jatuh cinta.
Hal yang paling sulit dimengerti di dunia adalah pajak penghasilan.
Sikap yang lemah akan menjadi karakter yang lemah.
Aku tidak pernah berpikir masa depan, karena itu akan datang segera.
Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah cacat, dan agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta.
Orang yang tidak pernah membuat kesalahan itu orang yang tidak pernah mencoba hal-hal baru.
Satu-satunya hal yang paling berharga adalah intuisi.
Segala sesuatu harus dibuat sesederhana mungkin, tapi tidak berarti dibuat lebih gampang.
{{{1}}}

Rabu, 12 Desember 2012

Angel

ia yang dulu berbagi nafas denganku..
sampai sekarang tetap begitu..
ia yang dulu berbagi raga denganku..
sampai sekarang kita menyatu..
ia yang dulu berbagi lelah denganku..
ketika ini ia tak mau..
ia yang dulu berbagi nyawa denganku..
ketika ini ia tak ragu..

tiada yang seteduh laku pandangmu..
membuatku tahu ada yang mereka sebut nirwana..
hingga aku tak takut melangkah di dunia..

ku dengar saatku tertidur..
namaku kau sebut berulang kali hingga jatuh air matamu..
ku yakin kau berbincang dengan penciptamu..
sekali lagi ku yakin itu doa..
doa tulusmu padaku..

maaf aku hanya diam membatu..
tak banyak membantu dalam hidupmu..
malah nyenyak menyenderkan bahu..
tanpa tahu bagaimana kau selalu bersenandung lagu tidur untukku..
karena ku terlelap terlalu cepat..
hingga tersenyum pun tak sempat..

kini..
aku bukan seseorang yang pantas merengek lagi..
tidak seperti dulu aku yang tak mau tahu..
kau..
kau menangis saat rengekan pertamaku di dunia kau dengar..
tangis bahagia..
entah rengekan ku beberapa hari lalu..
tak sampai hati jika kau kini sendu..

aku kesal padamu..
kau membuat sesuatumu kekal..
sedang aku hanya orang tak tahu malu..
malu akan sesuatu yang tulus..
oia..
mungkin selama ini..
aku diam..
karena memang tak ada kata yang sepadan untuk mu..
kau..
kau..
adalah superior!!!
karena perasaan mu merobek bahasa..
tak kenal usia..

di atas semuanya..
aku hanya ingin berucap..

“terima kasih”
untuk ibuku..
malaikat yang nyata bagiku..